Minggu, 25 November 2012

sepak bola



AKTIVITAS PERMAINAN BOLA BESAR
SEPAK BOLA





1.       Hakekat Permainan Sepak Bola
Permainan sepak bola merupakan permainan yang paling popular di seluruh dunia. Sepak bola ialah suatu permainan yang dilakukan dengan jalan menendanag bola untuk diperebutkan diantara pemain-pemain dengan tujuan memasukkan bola ke gawang lawan dan mempertahankan gawang tersebut agar tidak kemasukan bola. Didalam memainkan bola, setiap pemain diperbolehkan menggunakan seluruh anggota badan kecuali tangan dan lengan. Hanya penjaga gawang yang diperbolehkan memainkan bola dengan tangan dan lengan.
       Sepak bola merupakan permainan beregu yang tiap-tiap regu terdiri dari 11 orang pemain. Biasanya permainan sepak bola dimainkan dalam dua babak (2 x 45 menit) dengan waktu istirahat 10 menit diantara dua babak tersebut.suatu kesebelasan dinyatakan sebagai pemenang apabila kesebelasan tersebut dapat memasukkan bola kegawang lebih banyak dan kemasukan bola lebih sedikit dibandingkan dengan lawannya.

2.      Sejarah Permainan Sepak Bola
Olahraga sepak bola telah terkenal sejak ribuan tahun lalu. Bukti Ilmiah memperlihatkan, di Cina sejak Dinasti Han ada semacam  sepak bola yang disebut “tsu chu” untuk melatih tentaranya. Bentuk latihannya adalah menendang bol;a kulit dan memasukkannya ke dalam jarring kecil yang diikaatkan di bamboo panjang. Pemain hanya boleh menggunakan kaki, dada, punggung, serta bahu sambil menahan serangan lawan.
Di Jepang dikenal semacam “tsu chu” sejak 500 tahun yang lalu. Di Yunani dikenal dengan nama “Epyskiros”, dan di Romawi dikenal dengan nama “Harpastum”, yaitu permainan dengan bola kecil. Perminan umumnya berbentuk menggiring bola ke suatu tempat (gawang).
Ada dugaaan bahwa orang-orang Romawi membawa permainan sepak bola ke Inggris. Tidak jelas dengan pasti apakah harpastum merupakan pendahulunya,sebab di Cronwall sudah dikenal permainan serupa dengan nama “hurling”. Namun yang pasti, Inggris-lah Negara yang pertama kali memperkenalkan dan menyebarluaskan permainan sepak bola.
Pada tanggal 26 Oktober 1863 didirikan sebuah badan yang disebut “English Football Asosiation”. Kemudian tanggal 8 Desember 1863 lahirlah peraturan permainan sepak bola modern yang disusun oleh badan tersebut yang dalam perkembangan mengalami perubahan.
Pada tanggal 21 Oktober 1904, atas inisiatif Guerin (Prancis), berdirilah federasi sepak bola Internasional dengan nama “Federatioan International de Football Assosiation” (FIFA). Pada tahun 1930, atas inisiatif Julies Rimet, diselenggarakan kejuaraan dunia sepak bola yang pertama di Montevideo, Uruguay. Karena jasanya, mulai tahun 1946 piala dunia tersebut dinamakan “Julies Rimet Cup”. Kejuaraan tersebut di adakan 4 tahun sekali. Tahun 1070, piala tersebut menjadi milik Brasil, sebab Negara ini berhasil memenangkan piala tersebut sebanyak tiga kali berturut-turut.
Di Indonesia sendiri, pada tanggal 19 April 1930, dibentuk Persatuan Sepak Bola Se;luruh Indonesia (PSSI) di Yogjakarta dengan dukunganseluruh bond-bond (perserikatan). Pengurus PSSI petama kali diketuai Ir. Soeratin Sosrosoegondo. Untuk menghargai jasa-jasa Ir. Soeratin dalam upaya membina dan mempertahankan berdirinya PSSI maka mulai 1966 diadakan kejuaraaan sepak bola tingkat taruna remaja dengan nama “Piala Soeratin” (Soeratin Cup).
3.       Teknik Dasar Sepak Bola
Teknik sepak bola ialah cara pengolahan bola maupun pengolahan grak tubuh dalam bermain. Teknik sepak bola terdiri dari bemacam-macam gerakan. Keahlian seseorang dalam mempermainkan bola sangatlah berguna untuk suatu pertandingan yang berkualitas.
Teknik dasar sepak bola antara lain:
·           Teknik menendang bola
·           Teknik menahan atau menghentikan bola (Trapping)
·           Teknik menggiring bola (Dribble)
·           Teknik Menimang bola (Juggling)
·           Teknik mengoper bola (Passing)
·           Teknik Menyundul bola (Heading)
·           Teknik melemparan ke dalam (Trow In)
·           Teknik gerak tipu atau mengecoh dan membalik (Trick and Turns)
·           Teknik merebut bola (Tackling)
·           Teknik penjagaan gawang (Goalkeeping)

a.       Teknik menendang bola
Ada empat cara dalam menendang bola, antara lain:
1.         Menendang dengan menggunakan kaki bagian dalam (Inside-foot)
Cara melakukannya:
a)        Kaki tumpu ditempatkan sejajar dan dekat dengan bola, lutut sedikit dibengkokkan.
b)   Kaki tendang datang dari arah belakang, dengan lutut berputar arah keluar. Kaki (sepatu) membentuk sudut 90 dengan kaki tumpu, pada saat terjadi kontak antara kaki dengan kaki tending dengan bola.
c)         Posisi badan berada di atas bola (menutup).
d)        Tangan membentang ke samping untuk menjaga keseimbangan tubuh.
e)   Bola ditendang pada bagian tengah-tengah bola. Bagian kaki yang menyentuh bola adalah tengh-tengah kaki bagian dalam.
f)         Mata melihat bola.

2.         Menendang dengan menggunakan punggung kaki (Instep-foot)
Cara melakukannya:
a)    Kaki tumpu diletakkan di samping dan sejajar dengan bola, lutut sedikit bengkok
b)   Kaki tending diayun dari belakang. Saat perkenaan kaki dengan bola, ujung sepatu mengarah ketanah dan lurus ditegangkan. Bagian kaki yang mengenai bola adalah punggung kaki atau bagian yang terdapat tali sepatu.
c)    Gerakan kai tendang terutama datang dari persendian lutut. Lutut dari kaki tendang pada saat perkenaan, berada di atas bola.
d)   Setelah tendangan, kaki tendang masih terus mengikuti gerakan (follow-trough).

3.         Menendang menggunakan punggung kaki bagian dalam (Inside-instep)
Cara melakukannya:
a)        Kaki tumpu diletakkan di samping belakang bola.
b)        Kaki tendang diayun dari belakang, tenaga datang dari paha.
c)         Perkenaan baagian kaki adalah daerah batas antara kaki depan dan kaki bagian dalam.
d)        Tangan direntangkan untuk keseimbangan.
e)        Pandangan mata pada bola.
f)         Follow trough dari kaki tendang.
4.         Menendang menggunakan punggung kaki bagian luar (Outside-instep)
Cara melakukannya:
a)    Kaki tumpu dengan bola atau sedikit dibelakangnya.
b)   Kakik tendang diayun dari belakang dan pada saat menyentuh bola, ujung kaki (ujung sepatu) diputar kearah dalam.
c)    Gerakan kaki tendang terutama dari sendi lutut.
d)   Tangan direntangkan
e)   Mata tertuju pada bola
f)     Follow trough dari kaki tendang.

b.      Teknik menahan atau menghentikan bola (Trapping)
Ada tiga macam jalannya bola yang memerlukan cara tersendiri untuk menahan atau menghentikannya. Pertama, bola menyusur tanah (ground ball), kedua, bola memantul (bouncing ball), ketiga, bola tinggi.
1)         Menahan bola menyusur tanah
(a)      Dengan kaki bagian dalam
Cara melakukannya:
(1)      Mata melihat pada bola
(2)      Badan sedikit condong kea rah datangnya bola
(3)      Berat badan di atas kaki tumpu. Kaki sedikit bengkok ke arah luar, aarah datangnya bola
(4)      Lutut dan kaki yang akan menahan bola bengkok sedikit dan arah keluar
(5)      Pada saat kontak dengan bola, kaki penahan diangkat sedikit dari tanah
(6)      Kaki bagian dalam dari kaki penahan sedikit menghadap ketanah dan mengurung bola antara kaki dan tanah
(b)  Dengan telapak kaki
Cara melakukannya:
(1)      Mata mengawasi bola yang datang
(2)      Kaki tumpu bengkok sedikit pada lutut
(3)      Kaki penahan dijulurkan kedepan menyambut bola
(4)      Berat badan pada kaki tumpu
(5)      Tumit kaki penahan diturunkan kebawah, sedang ujung kaki menghadap ke atas. Bola dikurung antara tanah dengan telapak kaki. Lutut bengkok.
2)      Menahan bola memantul
(a)      Dengan kaki baagian dalam
Cara melakukannya:
(1)      Mata mengawasi bola
(2)      Badan sedikit condong kea rah datangnya bola
(3)      Berat badan pada kaki tumpu, kaki yang berada pada sebelah datangnya bola
(4)      Lutut kaki tumu bengkok sedikit dan mengarah pada datangnya bola
(5)      Kaki penahan (trapping foot) sedikit diangkat dari tanah, lutut bengkok, kaki bagian dalam menghadap ketanah.  Bola ditahan antara kaki bagian dalam dan tanah
(6)      Kaki penahan digantung dengan lemas (tidak kaku)
(7)      Tangan direntangkan untuk keseimbangan.
(b)     Dengan kaki bagian luar
Cara melakukannya:
(1)      Mata melihat pada bola
(2)      Berat badan pada kaki tumpu, badan condong kea rah datangnya bola
(3)      Kaki penahan diangkat di muka kaki tumpu, dengan lutut sedikit bengkok, dan bagian luar sepatu menghadap ke tanah
(4)      Bola ditahan antara kaki (sepatu) bagian luar dan tanah
(c)      Dengan telapak kaki
Cara melakukannya:
(1)      Caranya sama seperti Trapping bola bergulir
(2)      Bedanya, saat kontak dengan bola, lutut lebih bengkok
(3)      Kaki Trapping dan tubuh sedikit lebih diatas bola
(d)     Dengan perut
Cara melakukannya:
(1)      Mata melihat pada bola
(2)      Tubuh segaris dengan bola yang datang
(3)      Pada saat kontak dengan bola tubuh membungkuk diatas bola, tangan direntangkan ke   samping
(4)      Tumit diangkat sedikit dari pada Trapping bola bergulir
3)      Menahan bola di udara (tanpa jatuh ketanah)
Teknik menahan bola di udara dapata dilakukan dengan teknik sebagai berikut:
(a)      Dengan kaki bagian dalam
  Cara melakukannya:
(1)    Mata melihat pada bola
(2)    Berat badan pada kaki tumpu, dengan menjaga keseimbangan tubuh
(3)    Kaki penahan bola diangkat dengan lutut bengkok, kaki (sepatu) bagian dalam menghadap bola yang datang
(4)    Bola dijemput dan bertemu dimuka lutut kaki tumpu, dan ditarik kebelakang
(b)   Dengan paha
Cara melakukannya:
(1)    Mata melihat pada bola
(2)    Semua pelaksanaan sama seperti menahan dengan kaki bagian dalam. Hanya bagian yang kontak dengan bola dalam hal ini adalah bagian paha sebelah dalam.
(c)      Dengan dada
Cara melakukannya:
(1)    Mata mengawasi bola
(2)    Badan condong sedikit kebelakang, mjulai dari lutut, dan menghadap kea rah bola datang. Kedua kaki di tanah dengan posisi muka-belakang
(3)    Tangan direntangkan ke samping
(4)    Saat kontak dengan bola tubuh ditarik sedikit ke belakang untuk menghentikan kecepatan bola. Pada saat kontak ini berat badan pada kaki belakang
(d)   Dengan kepala
Cara melakukannya:
(1)    Mata mengawasi bola yang datang
(2)    Badan sedikit condong ke belakang
(3)    Posisi kaki muka-belakang
(4)    Lutut bengkok sedikit
(5)    Tangan menjaga keseimbangan
(6)    Waktu berkenaan dengan bola, kepala dan badan ditarik kebelakang untuk mematikan gerakan bola
(e)   Dengan punggung kaki
Cara melakukannya:
(1)    Mata melihat bola yang datang
(2)    Kaki penahan diangkat dengan bengkok pada lutut
(3)    Kaki tumpu bengkok pada lutut
(4)    Punggung kaki (instep) menampung bola yang datang
(5)    Pada saat kontak dengan bola, kaki penahan ditarik kebawahmengikuti arah bola



c.       Teknik menahan atau menghentikan bola (Trapping)
Ada tiga macam jalannya bola yang memerlukan cara tersendiri untuk menahan atau menghentikannya. Pertama, bola menyusur tanah (ground ball), kedua, bola memantul (bouncing ball), ketiga, bola tinggi.
1)         Menahan bola menyusur tanah
(a)      Dengan kaki bagian dalam
Cara melakukannya:
(1)      Mata melihat pada bola
(2)      Badan sedikit condong kea rah datangnya bola
(3)      Berat badan di atas kaki tumpu. Kaki sedikit bengkok ke arah luar, aarah datangnya bola
(4)      Lutut dan kaki yang akan menahan bola bengkok sedikit dan arah keluar
(5)      Pada saat kontak dengan bola, kaki penahan diangkat sedikit dari tanah
(6)      Kaki bagian dalam dari kaki penahan sedikit menghadap ketanah dan mengurung bola antara kaki dan tanah
(b)  Dengan telapak kaki
Cara melakukannya:
(1)      Mata mengawasi bola yang datang
(2)      Kaki tumpu bengkok sedikit pada lutut
(3)      Kaki penahan dijulurkan kedepan menyambut bola
(4)      Berat badan pada kaki tumpu
(5)      Tumit kaki penahan diturunkan kebawah, sedang ujung kaki menghadap ke atas. Bola dikurung antara tanah dengan telapak kaki. Lutut bengkok.
2)      Menahan bola memantul
(a)      Dengan kaki baagian dalam
Cara melakukannya:
(1)      Mata mengawasi bola
(2)      Badan sedikit condong kea rah datangnya bola
(3)      Berat badan pada kaki tumpu, kaki yang berada pada sebelah datangnya bola
(4)      Lutut kaki tumu bengkok sedikit dan mengarah pada datangnya bola
(5)      Kaki penahan (trapping foot) sedikit diangkat dari tanah, lutut bengkok, kaki bagian dalam menghadap ketanah.  Bola ditahan antara kaki bagian dalam dan tanah
(6)      Kaki penahan digantung dengan lemas (tidak kaku)
(7)      Tangan direntangkan untuk keseimbangan.
(b)     Dengan kaki bagian luar
Cara melakukannya:
(1)      Mata melihat pada bola
(2)      Berat badan pada kaki tumpu, badan condong kea rah datangnya bola
(3)      Kaki penahan diangkat di muka kaki tumpu, dengan lutut sedikit bengkok, dan bagian luar sepatu menghadap ke tanah
(4)      Bola ditahan antara kaki (sepatu) bagian luar dan tanah
(c)      Dengan telapak kaki
Cara melakukannya:
(1)      Caranya sama seperti Trapping bola bergulir
(2)      Bedanya, saat kontak dengan bola, lutut lebih bengkok
(3)      Kaki Trapping dan tubuh sedikit lebih diatas bola
(d)     Dengan perut
Cara melakukannya:
(1)      Mata melihat pada bola
(2)      Tubuh segaris dengan bola yang datang
(3)      Pada saat kontak dengan bola tubuh membungkuk diatas bola, tangan direntangkan ke   samping
(4)      Tumit diangkat sedikit dari pada Trapping bola bergulir
3)      Menahan bola di udara (tanpa jatuh ketanah)
Teknik menahan bola di udara dapata dilakukan dengan teknik sebagai berikut:
(a)      Dengan kaki bagian dalam
  Cara melakukannya:
(1)    Mata melihat pada bola
(2)    Berat badan pada kaki tumpu, dengan menjaga keseimbangan tubuh
(3)    Kaki penahan bola diangkat dengan lutut bengkok, kaki (sepatu) bagian dalam menghadap bola yang datang
(4)    Bola dijemput dan bertemu dimuka lutut kaki tumpu, dan ditarik kebelakang
(b)   Dengan paha
Cara melakukannya:
(1)    Mata melihat pada bola
(2)    Semua pelaksanaan sama seperti menahan dengan kaki bagian dalam. Hanya bagian yang kontak dengan bola dalam hal ini adalah bagian paha sebelah dalam.
(c)      Dengan dada
Cara melakukannya:
(1)    Mata mengawasi bola
(2)    Badan condong sedikit kebelakang, mjulai dari lutut, dan menghadap kea rah bola datang. Kedua kaki di tanah dengan posisi muka-belakang
(3)    Tangan direntangkan ke samping
(4)    Saat kontak dengan bola tubuh ditarik sedikit ke belakang untuk menghentikan kecepatan bola. Pada saat kontak ini berat badan pada kaki belakang
(d)   Dengan kepala
Cara melakukannya:
(1)    Mata mengawasi bola yang datang
(2)    Badan sedikit condong ke belakang
(3)    Posisi kaki muka-belakang
(4)    Lutut bengkok sedikit
(5)    Tangan menjaga keseimbangan
(6)    Waktu berkenaan dengan bola, kepala dan badan ditarik kebelakang untuk mematikan gerakan bola
(e)   Dengan punggung kaki
Cara melakukannya:
(1)    Mata melihat bola yang datang
(2)    Kaki penahan diangkat dengan bengkok pada lutut
(3)    Kaki tumpu bengkok pada lutut
(4)    Punggung kaki (instep) menampung bola yang datang
(5)    Pada saat kontak dengan bola, kaki penahan ditarik kebawahmengikuti arah bola

d.      Teknik menggiring bola (Dribbling)
          Pada  umumnya dribbling dilakukan dengan tiga cara, yaitu asebagai berikut:
1)      Menggiring bola dengan kaki bagian dalam
   Cara melakukannya:
(a)    Mata melihat pada bola
(b)   Kepala dan bada di atas bola
(c)    Bola didorong dengan bagian kaki, dan tetap dalam jarak penguasaan
(d)   Bola didorong ke depan dengan garis lurus
(e)   Posisi badan berada antara bola dan lawan
2)      Menggiring bola dengan kaki bagian luar
       Cara melakukannya:
(a)    Mata melihat pada bola
(b)   Kepala dan badan di atas bola
(c)    Bola disentuh ke depan dalam garis lurus, dengan kaki bagian luar
(d)   Kaki yang digunakan mendorong bola diputar kedalam sehingga bagian kaki yang menyentuh bola adalah bagian kaki yang dekat kelingking
(e)   Langkah dalam lari tidak boleh terhalang
(f)     Jarak bola tetap dalam penguasaan pemain
(g)    Posisi badan berada antara bola dan laawan
3)      Menggiring bola dengan punggung kaki
       Cara melakukannya:
(a)    Mata melihat pada bola
(b)   Kepala dan badan di atas bola
(c)    Bola disentuh ke depan dengan punggung kaki
(d)   Ujung kaki yang menyentuh bola menghadap ke tanah
(e)   Langkah-langkah dalam lari pendek-pendek
(f)     Jarak bola tetap dalam penguasaan pemain
(g)    Posisi badan berada antara bola dan laawan

1.       Latihan Bermain Sepak Bola dengan Berbagai Variasi           
Latihan bermain sepak bola mempunyai berbagai tujuan khusus. Tujuan bermain tersebut antara lain:
a.         Meningkatkan penguasaan keterampilan tekniks dalam situasi bermain
b.         Melatih dan menerapkan taktik atau strategi tertentu
c.          Melatih kerjasama baik bagian tertentu maupun tim secara keseluruhan
d.         Menigkatkan kualitas fisik

Bentuk-bentuk latihan bermain sepak bola adalah sebagai berikut:
a)         Latihan pertama (bermain 2 lawan 1)
(1)      Pemain A dan B berada pada jarak 10 meter
(2)      Pemain C yang merupakan lawan yang bertugas merebut bola yang di mainkan antara pemain A dan B
(3)      Dalam situasi ini pemain A menguasai bola. Pemain C datang menyerang ke arah pemain A. pemian B yang bebas bergerak mencari tempat ke B1 untuk dapat dengan mudah menerima bola dari pemain A.
b)        Latihan kedua (bermain 3 lawan 1)
(1)      Tiga pemain yang membentuk segitiga yang cukup luas, yaitu pemain A,B dan C, sedangkan seorang pemain lagi, yaitu pemain D sebagai lawan yang akan merebut bola
(2)      Ketiga pemain saling mengoper bola diantara mereka, sedangkan pemain D berusaha unutk merebut bola tersebut.
c)         Latihan ketiga (bermain 3 lawan 1)
(1)      Pada latihan ini pemain A yang menguasai bola menggiring bola tersebut ke arah pemain D, dengan maksud memancing pemain D untuk menyerang
(2)      Pemain A pada saat diserang oleh pemain D dapat melakukan operan. Setelah itu pemain A melanjutkan gerakanya mencari tempat yang baik untuk dapat membantu teman yang menguasai bola
d)        Latihan keempat (bermain 2 lawan1)
(1)      Dua pemain penyerang mulai dari garis lebar lapangan (a) mencoba melewati pemain lawan yang menghadang dengan cara menggiring dan mengoper bola antara mereka menuju garis (b).
(2)      Lalu mulai lagi dari garis (b) menuju garis (a). latihan ini dilakukan sebanyak 10 kali
e)        Latihan kelima (bermain 3 lawan 4)
(1)      ukuran lapangan permainan 30 x 20 meter, di tengah lapangan di buat sebuah lingkaran dengan diameter 8 meter
(2)      tim yang terdiri dari 3 atau 4 pemain, bermain dengan cara biasa dan tiap-tiap tim berusaha untuk mengenakan medicine ball tersebut dengan bola yang dimainkan
(3)      pemain dilarang memasuki lingkaran. Tim yang paling banyak dapat mengenakan medicine ball selama waktu tertentu dinyatakan sebagai pemenang.



 



 



























0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes